Thursday, June 1, 2017

Akhir Cerita Kartun Boneka Doraemon

Akhir cerita

Mulai sejak th. 1980-an, sangat banyak bermunculan narasi serta spekulasi mengenai akhir cerita Doraemon.
Cerita pertama —dan paling optimistik— dipublikasikan oleh Nobuo Satu satu tahun lebih waktu lalu. Dikisahkan satu hari, Nobita pulang ke tempat tinggal serta merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Namun tidak lama, ia mengerti ada suatu hal yang salah dengan Doraemon ; robot kesayangannya itu cuma diam serta tidak menjawab keluhannya. Ia juga selekasnya menelepon Dorami, adik Doraemon, serta memohon panduan darinya. Dorami lalu memberitahu kalau baterai punya Doraemon habis. Lebih jauh lagi, Dorami menerangkan kalau robot kucing versus lama seperti Doraemon semestinya mempunyai cadangan baterai pendukung memori dibagian telinga, namun karna Doraemon sudah kehilangan telinganya, ia tidak mempunyai tenaga cadangan untuk menaruh memori serta ingatannya. Hanya satu langkah untuk menghidupkan kembali Doraemon yaitu dengan ganti baterainya, tetapi itu bermakna Doraemon bakal kehilangan semua ingatan mengenai diri serta kawan-kawannya ; termasuk juga mengenai Nobita. Boneka Wisuda Perawat

Sewaktu berbarengan, polisi-waktu bikin ketentuan baru serta melarang ada " perjalanan saat " serta menghambat Nobita yang berupaya membawa Doraemon untuk diperbaiki di hari esok. Dorami lalu memberi pilihan : nekat menerobos polisi-waktu, melakukan perbaikan Doraemon di hari esok serta menghapus ingatannya atau menanti seorang dari hari esok datang serta melakukan perbaikan Doraemon ; Nobita pilih langkah ke-2. Nobita —yang begitu kehilangan Doraemon— lalu berjanji untuk belajar keras untuk Doraemon. Usaha Nobita sukses, tiga th. lalu Nobita lulus SMA dengan nilai paling baik serta jadi seorang yang begitu popular di sekolahnya. Walau sekian, karakter Nobita yang ceria serta optimistik hilang, ia jadi seseorang kutubuku yang senantiasa menyendiri. 


Dua puluh sembilan th. lalu, dikisahkan Dekisugi yang sudah jadi presiden Jepang, mengadakan reuni dengan Suneo serta Jaian. Ketiganya mengulas tentang permasalahan mengenai " hilangnya " Doraemon serta mengenai Time Paradox ; satu teori yang menerangkan kalau histori dunia bisa beralih dengan diciptakannya mesin saat. serta dari pembicaraan tersebut terkena argumen mengapa patroli saat tidak memberi ijin nobita untuk melakukan perbaikan Doraemon di hari esok, karna Nobita tersebut yang membuat Doraemon. Sesudah diperbaiki, doraemon jadi memiliki telinga serta berwarna kuning, dipeluknya erat-erat Doraemon. Serta mereka hidup bahagia selama-lamanya. 23
Yang ke-2, akhir yang lebih pesimistik mengusulkan kalau Nobita menanggung derita autisme serta semuanya karakter yang ada (termasuk juga Doraemon) hanya karakter fiksi dalam imajinasinya saja. Ide kalau Nobita yang sakit serta sekarat memikirkan semuanya seri ditempat tidurnya untuk membantunya menyingkirkan depresi serta rasa sakitnya bikin geram banyak fans. Banyak fans di Jepang memprotes diluar kantor paling utama penerbit dari seri sesudah tahu mengenai hal semacam ini. Penerbit pada akhirnya keluarkan pernyataan umum kalau hal semacam ini tidak benar.

Yang ketiga diisi kalau Nobita jatuh serta kepalanya terbentur batu. Ia alami koma. Untuk memperoleh duit operasi supaya Nobita selamat, Doraemon jual semua perlengkapannya di kantong ajaibnya. Sayangnya, operasi itu tidak berhasil. Doraemon jual semuanya perlengkapannya terkecuali satu alat yang ia pakai untuk memperbolehkan Nobita pergi dimanapun ia ingin. Selanjutnya, Nobita menginginkan pergi ke surga. 

No comments:

Post a Comment